Kegelisahan itu memiliki dua sisi
Sisi pertama kecintaanku akan duniawi
Sisi kedua kecintaanku kepada sang Yang Pencipta
Diantara dua sisi ditengahnya ada lingkaran yang selalu berputar dan akan kembali lagi
diantara itu lah kita
Pagi ini hasrat kebencianku menggoreskan tinta merah
Jangankan menelponmu, menyebutmu saja lidahku sudah beku
Tak kuteruskan goresan pena ini
Tintanya membatu seperti ragaku
Tak mampu menyentuhmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar