Minggu, 08 Juni 2014

Ternyata bagiku kau nomor dua dalam hidupku
Atau bahkan nomor 3, karena yang pertama tentu Tuhanku
Bergeser lagi menjadi nomor 4, karena nomor 3 ternyata Yepi anakku
Nomor dua tentu orang tuaku, kau belum berarti apa apa bagiku

Memberi semangat hidupku harus dari hatiku sendiri
Yang kau lakukan sedikit untuk mengubah kedekatanku bersama Tuhan

Akankah kau kembali yang bagiku tak berharap lagi
Diantara serpihan kerinduan yang berantakan tak tersisa lagi.

Sudah tak perlu peduli dengan apapun dalam kehidupanku
Tak perlu lagi aku lihat kehidupanmu di sana
Karena semua sudah selesai
Jika kau memulainya kembali maka kita tunggu biarkan Tuhanku yang menjawabnya




Tidak ada komentar:

Posting Komentar