Sabtu, 22 April 2017

menggenggam cinta

Menangis dalam hati itu serasa tajam menghujam
Ketajamannya menusuk ulu hati sampai serasa menuju kematian
saat itulah Tuhan menggenggam hatiku
menguatkan
menguatkan keyakinanku akan keabadian cinta yang kugenggam

kau bukan kesatria
sekalipun engkau orang baik yang ku kenal
engkau bukan memilih ku sekalipun engkau mencintaiku
engkau paham tapi tak mencoba memahami
aku tak butuh hadirmu dan cintamu
aku butuh bukti , engkau sebagai kesatria

yang aku tahu kau genggam cintaku
kau sembunyikan dalam tirani tajam menghujam
yang aku tahu engkau mencoba lupa sekalipun engkau gagal memulainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar